PKS Kota Tegal -
Menteri Sosial Salim Asegaf Al-Jufri menyerahkan santunan pemerintah
kepada keluarga Karno (37), relawan yang meninggal dunia saat membantu
korban banjir.
"Almarhum Karno ini luar biasa, walaupun dia kesulitan setelah kena PHK
(Pemutusan Hubungan Kerja), dia masih semangat membantu sesama," kata
Salim usai mengunjungi rumah keluarga korban pada Jumat di Kelurahan
Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta, Jumat (25/1).
Kementerian Sosial memberikan bantuan uang tunai Rp 5 juta dan
perlengkapan bayi kepada istri Karno, Nurlaila (35), yang tiga hari lalu
melahirkan anak ketiga.
Salin juga menyampaikan penghargaan pemerintah kepada Karno yang ikut
membantu korban banjir meski tak tergabung dalam satuan penanggulangan
bencana resmi.
"Kemiskinan dan kekurangan tidak lantas membuat seseorang kehilangan
rasa sosialnya... Hal inilah yang harus kita apresiasi," ujarnya.
"Pada dasarnya karakter bangsa kita spontanitas suka menolong maka ini
harus kita pelihara dan tingkatkan. Tidak masalah bila orang tersebut
tidak bergabung dalam satgas sosial tertentu, seperti Karang Taruna atau
Tagana," katanya lagi.
Dia berjanji akan memperhatikan nasib para relawan yang belum tergabung
dalam satuan tugas sosial yang resmi bentukan pemerintah.
Karno, warga Kelurahan Kebon Baru RT10/RW10, Kecamatan Kebon Baru,
meninggal dunia karena terbawa arus deras Kali Ciliwung saat berusaha
menolong dan mengevakuasi korban banjir di wilayah Kampung Duri, Jakarta
Selatan, Kamis sore (17/1). Dia meninggalkan seorang istri dan tiga
orang anak, dua anak yang masih bersekolah dan satu baru lahir. Istri
korban berharap pemerintah membantu biaya pendidikan anak-anaknya sampai
perguruan tinggi. (rmol.co)








0 komentar:
Posting Komentar