News Update :
INFO UNTUK ANDA : KETUA DPC : HERYANTO SEKUM DPC : ABI BENDAHARA : SULAEMAN BERSAMA MELAYANI RAKYAT #PKSPelayanRakyat ■

PKS Tutup Pintu Untuk Kutu Loncat

Jumat, 25 Januari 2013



TANJUNG PINANG — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan menerima alias menutup pintu untuk para kutu loncat, yang berpindah dari satu partai ke partai yang lain. Meskipun sang kutu loncat tersebut tokoh yang populer dan dapat mendongkrak perolehan suara partai dalam Pemilu.

Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq mengemukakan hal itu ketika menyampaikan Tablig Akbar dalam rangka Safari Dakwah PKS III Wiialayah Dakwah Sumatera di Lapangan Pamedan, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Kamis (24/1) siang. “PKS bukan partai yang mementingkan popularitas, tetapi mengedepankan komitmen terhadap perjuangan PKS untuk menciptakan masyarakat madani yang adil dan sejahtera,” tegas Luthfi.

Popularitas, lanjut Luthfi, penting. Namun yang lebih penting adalah soliditas struktural, yang disokong oleh kerja tim. Para kutu loncat biasa sulit untuk bekerja dalam tim. Mereka lebih suka bekerja dan menonjol sendiri.

Luthfi menjelasan, selama ini PKS besar karena kerja mesin politik. Kerja para kadernya. Bukan karena popularitas atau hasil kerja orang per orang. “Tidak ada yang menonjol sendirian di PKS. Karena sistem di PKS tidak memungkinkan hal itu. Kita mementingkan kerja tim yang solid,” urai Luthfi.

Sebelum seseorang masuk PKS, kata dia, akan dijelaskan terlebih dahulu platform perjuangan PKS. Jika ia sepakat dan yang bersangkutan siap memperjuangkan platform tersebut, maka tahap selanjutnya adalah kesediaannya untuk bekerja dalam tim. Dan kesiapan untuk menerima hasil musyawarah di tingkat struktural.

“Sebelum menerima seseorang, kami ingin memastikan di awal bahwa yang besangkutan nyaman dan puas dengan PKS. Kami tidak mau kalau tiba-tiba di tengah jalan timbul kekisruhan akibat perbedaan yang sejatinya sudah diatur dalam AD/ART PKS.”


Harry Tanoe

Sementara itu menjawab pertanyaan soal apakah PKS juga berminat untuk menerima atau meminang Harry Tanoe yang menyatakan keluar dari partainya, Luthfi menyatakan, PKS merasa lebih nyaman jika Harry Tanoe bisa kembali ke Nasdem, dan menyelesaikan persoalan di interna partainya.

“Kami lebih suka jika Harry Tanoe kembali ke Nasdem. Ikut mempersiapkan partainya untuk ikut Pemilu 2014, dan kita bertanding secara fair di lapangan,” imbuh dia.

Menurut Luhtfi, PKS tidak suka masuk dalam konflik pihak lain. Karena hal itu berpotensi menimbulkan kekurangnyamanan dari pihak-pihak yang bertikai kepada PKS. “Kami ingin berkawan dengan semua.”
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright OFFICIAL SITE DPC PKS TAMANSARI 2010 -2011 | ReDesign by DPC PKS TAMANSARI | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.