
Ketua Bidang Kebijakan Publik (BKP) DPP PKS Hidayat Nur Wahid memimpin acara tersebut di daerah , Jakarta Utara, hari Kamis (24/1) pagi ini. Hidayat tampak mengangkat sebuah jerigen berisi air untuk nenek tua.
"Hari ini hingga hari ahad, kerja bakti serentak dilakukan di 42 kecamatan di seluruh DKI oleh kader-kader PKS dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan, penyuluhan dan pelayanan kesehatan, penyemprotan disinfektan dan pemberian bantuan pasca banjir," ujar Hidayat Nur Wahid.
Hidayat Nur Wahid meminta seluruh elemen masyarakat turun membantu masyarakat di hari libur yang berlangsung selama 4 hari ke depan. "Ini kesempatan kita menunjukkan bahwa warga DKI dan sekitarnya masih tinggi rasa kepedulian dan bisa bersama bangkit dari keterpurukan akibat bencana," ujar Hidayat yang juga Ketua Fraksi PKS DPRRI ini.
Selama
ini, lanjut dia, Jepang selalu diasosiasikan sebagai bangsa yang bisa
segera bangkit dari bencana, maka bangsa Indonesia perlu membuktikan
bahwa semangat bangkit juga ada di dalam masyarakat Indonesia.Hidayat berjanji, melalui Fraksi PKS DPR akan memperjuangkan anggaran infrastruktur pengendalian banjir untuk Jakarta dan sekitarnya. "Pemerintah pusat akan kami minta mengalokasi anggaran yang cukup untuk membantu DKI membangun infrastruktur pengendalian banjir, karena tidak mungkin hanya dengan APBD Jakarta," ujarnya.
Dalam kesempatan kerja bakti ini, PKS selain bersih-bersih lingkungan memberikan bantuan 20 kendaraan tangki berisikan air bersih untuk keperluan warga. Warga menyatakan kegembiraannya dengan bantuan berupa air bersih dan kebutuhan lainnya karena sangat membantu di saat krisis seperti saat ini.
Dari Penjaringan, Hidayat akan menyambangi keluarga almarhum Karno (35) di Gang Perintis, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Karno adalah relawan SAR yang gugur dalam tugasnya membantu korban banjir, Jumat (18/1) lalu.
"Kami akan sampaikan bantuan kemanusiaan untuk keluarga yang ditinggalkan, beserta anaknya yang baru saja lahir. Bantuan berupa tabungan, makanan, pakaian dan perlengkapan keperluan bayi. Ini sekaligus sebagai ungkapan simpati atas semangat kerelawanan beliau," ungkap Hidayat.
Istri Hidayat, Diana Abbas Thalib menambahkan, dia juga menjamin segala keperluan kesehatan dan pengobatan ibu dan anak almarhum secara cuma-cuma, di Rumah Sakit Bunda Aliya yang dikelolanya.
Kunjungan ke rumah keluarga almarhum Karno juga akan diisi pembacaan tahlil dan doa untuk almarhum. Hidayat menambahkan, dia mengapresiasi kepedulian almarhum dan seluruh relawan yang mengorbankan keselamatan dirinya demi menolong para korban banjir.
"Saya berharap jiwa-jiwa peduli semacam ini senantiasa hadir untuk menyemangati warga Jakarta guna mengatasi dampak banjir," tandasnya.[] (merdeka.com)







0 komentar:
Posting Komentar