News Update :
INFO UNTUK ANDA : KETUA DPC : HERYANTO SEKUM DPC : ABI BENDAHARA : SULAEMAN BERSAMA MELAYANI RAKYAT #PKSPelayanRakyat ■

Kader Demokrat dan PKS Bersaing Rebut Kursi DPR

Jumat, 25 Januari 2013

KENDARI, KOMPAS.com -- Sejumlah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat di Kendari mulai bermunculan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI. Persaingan kedua partai tersebut pun semakin ketat.
Ketua Badan pemenangan pemilu (Bappilu) DPW PKS Sultra, Ahmad Sunarko, menyebutkan, beberapa nama kader dari internal PKS yang akan bersaing dalam merebut kursi DPR RI, antara lain Yan Herizal, La Pili, Andi Masnyur dan Anawai.
"Untuk DPR RI sendiri, ada beberapa nama usulan dari kawan-kawan, saat ini kami masih fokus di internal partai dulu. Ada incumbent yang saat ini masih duduk sebagai anggota DPR RI Dapil Sultra, yakni Yan Herizal dan tiga kader internal lainnya, La Pili, Andi Masnyur dan Anawai Anis Matta," terang Ahmad Sunarko, Jumat (25/1/2013).
Sebelum memutuskan siapa kader yang akan diusung oleh PKS, pihaknya akan kembali melakukan survei kepada masyarakat, siapa calon yang sebenarnya diinginkan untuk mewakili di DPR RI.
"Kita lihat juga elektabilitas dari masing-masing calon yang diusung, dari beberapa nama yang sudah mencuat, akan kita petimbangkan siapa yang memang pantas dan diterima masyarakat," ujarnya.
Ditanya mengenai target kursi PKS di DPR RI, Ahmad Sunarko mengatakan, partainya lebih konsen untuk mempertahankan jumlah yang ada. "Pilcaleg 2009 lalu kami berhasil mendapatkan satu kursi DPR RI. Tahun 2014 mendatang kami berusaha pertahankan yang ada dulu. Kalau bisa mendapatkan lebih dari satu, itu artinya buah perjuangan dari rekan-rekan semua," tukasnya.
Sunarko mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan tahap penjaringan hingga beberapa bulan ke depan. "Kalau saat ini di internal kami sementara masih melakukan proses penjaringan. Setelah itu, penyaringan untuk menentukan siapa saja yang akan menjadi perwakilan dari PKS untuk tampil sebagai caleg di pemilu mendatang," ujarnya.
Ia mengatakan, dengan adanya keputusan KPU RI yang meloloskan sepuluh parpol menjadi peserta pemilu, sudah pasti persaingan semakin ketat, sehingga pihaknya tidak ingin mengambil langkah yang salah, apalagi terkesan terburu-buru.
"Sejauh ini kami masih terus melakukan sosialisasi dari masing-masing daerah untuk menentukan siapa sebenarnya yang layak untuk menjadi caleg dari PKS. Persaingan semakin ketat, tentunya kami juga semakin hati-hati dalam menentukan caleg kami agar bisa membawa amanah yang diberikan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Juru bicara Partai Demokrat Sulawesi Tenggara, Yusuf Tallama mengatakan, ada beberapa nama caleg DPR RI yang sudah muncul. Beberapa di antaranya masih menjabat anggota DPR RI.
"Ada nama Umar Arsal, Andi Rahmat, Patrai Andi Julang, dan HT. Jusrin. Sedangkan untuk keterwakilan perempuan kemungkinan dari pengurus DPP Partai Demokrat," bebernya, Jumat (25/1/2013).
Yusuf menyatakan, pihaknya tidak terlalu muluk untuk menargetkan perolehan kursi untuk anggota DPR RI."Kami belum bisa bicara terlalu jauh untuk target kursi DPR RI, tetapi lebih konsen untuk mempertahankan yang ada saja. Karena persaingan dengan 10 partai, dan figur caleg yang diusung, juga harus bisa diterima pemilih," tutupnya.
Untuk diketahui, saat ini tercatat lima anggota DPR RI asal daerah pemilihan Sultra yakni Umar Arsal dan Andi Rahmat dari partai Demokrat, Yan Herizal dari PKS, Oheo Sinapoy asal Partai Golkar dan Wa Ode Nurhayati dari PAN yang dinonaktifkan karena tersangkut kasus korupsi.
Editor :
Farid Assifa
 
sumber :http://regional.kompas.com/read/2013/01/25/18465927/Kader.Demokrat.dan.PKS.Bersaing.Rebut.Kursi.DPR
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright OFFICIAL SITE DPC PKS TAMANSARI 2010 -2011 | ReDesign by DPC PKS TAMANSARI | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.